Peraturan dan Taktik Sepak Bola

Peraturan dan Taktik Sepak Bola
Peraturan dan Taktik Sepak Bola - Sepak bola adalah salah satu olah raga yang sangat populer di dunia. Dalam pertandingan, olah raga ini dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing berjuang untuk memasukan bola ke gawang kelompok lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain. Oleh karenanya kelompok tersebut dinamakan kesebelasana.

Peraturan dan Taktik Sepak Bola

Dalam sebuah permainan sepak bola tentunya kita harus mengetahui tentang tujuan permainan, taktik permainan dan masih banyak lagi, baiklah berikut ini beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang seputar sepak bola :
  1. Tujuan Permainan
  2. Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukan bola ke gawang lawan (mencetak gol). Tim yang mencetak gol lebih banyak adalah sang pemenang setelah menyelesaikan permainan dalam jangka waktu 90 menit. Akan tetapi ada cara lain untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan selama masih dalam permainan.
  3. Taktik Permainan
  4. Taktik yang biasa di pakai oleh klub-klub sepak bola dalam menyusun para pemainnya adalah sebagai berikut :
    1. 4 - 4 - 2
    2. 4 - 3 - 2 - 1
    3. 4 - 5 - 1
    4. 3 - 4 - 3
    5. 3 - 5 - 2
    6. 4 - 3 - 3
    Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu, bertahan, menyerang dan normal.
  5. Ofisial
  6. Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit. Wasit mempunyai "wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai peraturan permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya". Keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu disebut hakim atau penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.
  7. Tim
  8. Setiap tim maksimal ada sebelas pemain. Salah satunya haruslah penjaga gawang. Kadang-kadang ada peraturan kejuaraan yang mengharuskan jumlah minimum pemain dalam sebuah tim (biasanya delapan). Sang Penjaga gawang diperbolehkan untuk mengambil bola dengan tangan atau lengannya di dalam kotak penalti di depan gawangnya. Pemain lainnya dari kedua tim dilarang untuk memagang bola dengan tangan atau lengan mereka ketika bola masih dalam permainan, namun boleh menggunakan bagian tubuh lainnya. Pengecualian terhadap peraturan ini berlaku ketika bola ditendang keluar melewati garis dan lemparan dalam dilakukan untuk mengembalikan bola ke dalam permainan. Sejumlah pemain dapat digantikan oleh pemain cadangan pada masa permainan, alasan umum digantikannya seorang pemain termasuk cedera, keletihan, kekurang efektifan, perubahan taktik atau untuk membuang sedikit waktu pada akhir sebuah pertandingan, Dalam pertandingan standar, pemain yang telah diganti tidak boleh kembali bermain dalam pertandingan tersebut.
  9. Lapangan Permainan
  10. Lapangan yang digunakan biasanya adalah lapangan rumput yang berbentuk persegi panjang empat. Dengan panjang 91,4 meter dan lebar 54,8 meter. Pada kedua sisi pendek, terdapat gawang sebesar 24 x 8 kaki atau 7,32 x 2,44 meter.
    Peraturan dan Taktik Sepak Bola - Lapang Sepak Bola
    Gambar Lapangan Sepak Bola
  11. Lama Permainan
  12. Lama permainan sepak bola normal adalah 2 x 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit), jika kedudukan sama imbang, diadakan perpanjangan waktu selama 2 x 15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu pinalti.
    1. Lama permainan standar
    2. Sebuah pertandingan dewasa yang standar terdiri dari dua babak, yang masing-masing sepanjang 45 menit. Umumnya terdapat masa istirahat 15 menit diantara kedua babak tersebut.
    3. Perpanjangan waktu dan adu penalti
    4. Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir setelah kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutama yang memerlukan pemenang, mengadakan babak tambahan yang disebut perpanjangan waktu jika pertandingan berakhir imbang. Dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB telah mencoba menggunakan beberapa bentuk dari sistem sudden death, namun sekarang sudah tidak digunakan lagi. Jika hasilnya masih imbang setelah perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk menentukan pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut untuk diulangi. Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk menentukan pemenang pertandingan.
    5. Wasit sebagai pengukur waktu resmi
    6. Pertandingan dipimpin oleh 1 (satu) orang dan dibantu 2 (dua) orang asisten wasit. Kemudian dibantu ofisial wasit yang membantu apabila terjadi penggantian pemain.
  13. Percobaan Penerapan Gol Emas dan Gol Perak
    1. Gol Emas atau Golden Goal
    2. Gol Emas adalah peraturan dalam sepak bola dengan memberi tambahan waktu dua kali 15 menit untuk mendapatkan pemenang. Peraturan ini biasa dilakukan di dalam kompetisi dengan sistem gugur. Dalam peraturan ini, apabila terjadi gol dalam perpanjangan waktu, pertandingan akan dihentikan pada saat gol. Tim yang mencetak gol dalam kesempatan pertama akan ditetapkan sebagai pemenang pertandingan. Apabila dalam dua kali 15 menit tetap tidak tercipta gol oleh salah satu tim, maka pertandingan diakhiri dengan adu penalti untuk mendapatkan pemenang dari pertandingan.
    3. Gol Perak atau Silver Goal
    4. Gol Perak adalah peraturan sepak bola yang dilakukan untuk mendapatkan pemenang dengan memainkan babak tambahan dua kali 15 menit. Peraturan ini biasa diadakan dalam pertandingan sepakbola yang menggunakan format kompetisi dengan sistem gugur. Pada akhir 1990-an IFAB mencoba membuat pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan. Contohnya adalah sistem gol perak yang menhakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua. Pada akhirnya, kedua sistem ini telah dihentikan penerapannya oleh IFAB. Apabila dalam babak perpanjangan waktu terjadi gol oleh salah satu tim, maka pertandingan akan tetap dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu habis. Setelah babak perpanjangan waktu habis, maka tim yang dapat mencetak gol akan dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. Apabila dalam dua babak perpanjangan waktu tidak terjadi gol, maka pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Sekian dulu informasi yang dapat saya berikan kali ini, semoga bisa bermanfaat juga berguna, dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini.
terimakasih
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Info / Olah Raga / Pengetahuan / Sejarah dengan judul Peraturan dan Taktik Sepak Bola. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://kreasi-bisnis-belajar.blogspot.com/2013/06/peraturan-dan-taktik-sepak-bola.html. Terima kasih!
 
Support : Creativoltz | Black Share | Black Cheat
Copyright © 2013. Berbagi Informasi - All Rights Reserved
Template Created by Maskolis Author Wenks
Proudly powered by Blogger